Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

10 Tanda Si Dia Menganggap Anda 'Hanya' Teman

Oleh : Rahmi

Bila Anda tengah mendekati seseorang, baik laki-laki maupun perempuan, dan merasa bingung apakah 'si dia' menganggap Anda teman atau lebih dari itu. Ada beberapa tanda yang sebenarnya bisa Anda lihat dari perilakunya.

Bagi Anda yang menganggap dapat melihat 'pertanda' khusus dari lawan jenis, beberapa penjelasan di bawah ini mungkin akan menegaskan dan meyakinkan apakah 'pertanda' itu sesuai dengan dugaan Anda atau tidak.

Tak sedikit orang yang merasa kecewa karena salah menilai gelagat lawan jenis. Untuk meminimalisir kekecewaan, mari kita bahas 'pertanda' yang akan diperlihatkan seseorang, bila ia menganggap Anda hanya sebatas teman:

1. Selalu melakukan apa yang Anda suka
Pada hubungan yang bersifat kasih sayang, umumnya akan ada semacam keseimbangan. Bila hari ini Anda berdua melakukan sesuatu yang Anda suka, maka hari berikutnya, Anda akan ikut melakukan apa yang ia suka. Bila Anda berdua hanya melakukan apa yang Anda suka saja, artinya ia hanya menganggap Anda sekedar teman.

2. Menolong dengan pamrih
Adalah hal yang lucu, bila ia menyarankan Anda melakukan sesuatu, namun ada pamrihnya. Misalnya saat ia pindahan, minta tolong memperbaiki komputer atau menemaninya ke rumah sakit. Bila ia hanya menelepon Anda hanya karena alasan tertentu, sangat jelas kalau Anda masuk kategori 'teman'.

3. Hanya kalau tidak sibuk
Ia selalu mengatakan sibuk saat Anda membutuhkan pertolongannya, padahal ia hanya tak mau diganggu saat menonton film atau saat membaca buku.

4. Bersikap seakan semuanya baik-baik saja
Jika ia memperlakukan Anda seenaknya, sementara Anda berusaha tampil sebaik-baiknya dihadapan dia. Ia juga tak peduli apakah Anda melakukan hal yang baik atau buruk, baginya semua baik-baiknya saja demi menyenangkan Anda.

5. Bereaksi saat bersentuhan
ketika seseorang tidak memiliki hubungan asmara, ia tak akan merespon sinyal dari sentuhan Anda. Ketika Anda mencoba memeluk pundaknya, ia terlihat tak nyaman bahkan berusaha menjauh dan menganggap itu tak pantas. Maka sudah pasti ia merasa Anda hanya teman.

6. Menghindari tampil berdua di depan publik
Sikap ini yang terburuk dari penolakan di sentuh, karena ia seakan malu terlihat berduaan dengan Anda. Bila dihadapan teman-temannya, ia seakan tak melihat Anda, artinya ia berusaha menjaga jarak dengan Anda.

7. Memuji orang lain dihadapan Anda
Jika dalam pembicaraannya, ia kerap mengatakan teman atau orang lain yang tak ia kenal sangat menarik dan lebih fokus ke mereka, maka Anda sebaiknya yakinkan diri kalau ia tak tertarik memiliki hubungan asmara dengan Anda.

8. "Harusnya aku kenalkan kamu pada..."
Ketika ia mulai mencoba menjodohkan Anda dengan teman-temannya, artinya ia berpikir bahwa Anda temannya yang membutuhkan bantuan untuk menemukan cinta dari orang lain, dan bukan darinya. Tapi tak masalah, barangkali saja memang ada temannya yang bisa Anda ajak kencan.

9. Membawa orang lain saat kencan
Mungkin Anda berusaha membuatnya mengerti perasaan Anda, dengan mengajaknya berkencan. Tapi saat menepati janji, ia tak datang sendiri. Anda harus memahami bahwa tindakannya adalah penolakan secara halus, karena ia tak bisa mengatakannya terus terang.
10. Menyebut Anda sebagai teman
Bila kata ini sudah tersebut olehnya, terima atau tidak, Anda harus menyadari bahwa cinta Anda bertepuk sebelah tangan. Bila Anda masih berkeras juga, kemungkinan besar yang Anda terima hanyalah kekecewaan. (mi)

Baca Selengkapnya .....

Hubungan cinta tidak selamanya berjalan mulus. Suatu ketika akan ada aral yang harus dilalui dan hubungan pun memburuk.
Yang paling tak menyenangkan, apabila cinta yang terjalin itu harus putus di tengah jalan.
Buat pihak yang memutuskan hubungan, mungkin sakitnya tak akan terlalu dalam. Terutama bila terbentur masalah tak terpecahkan. Tapi bagi pihak yang diputus tanpa tahu alasan dan sebab musababnya, tentu sakit hatinya bak disayat sembilu.
Jika ini menimpa Anda, jangan terburu-buru beralih ke lain hati untuk mencari pelampiasan. Ada baiknya untuk mengambil jeda beberapa waktu, sebelum menentukan langkah asmara Anda selanjutnya. Anda harus atur strategi, agar cinta berikutnya, lebih berarti dan lebih awet dibanding sebelumnya.
Di bawah ini beberapa langkah yang mungkin bisa jadi pegangan bagi Anda untuk meningkatkan rasa percaya diri setelah ditinggal kekasih:
1.  Terima keadaan dan jangan sekali-kali menghubungi mantan untuk memintanya kembali.
2.  Jangan pernah menghubungi mantan-mantan Anda yang lain, karena tidak akan berhasil.
3.  Ambil jeda waktu sebentar, mundur sebentar dari pergaulan untuk memantapkan pribadi      melangkah ke depan.
4.  Gunakan waktu jeda untuk berpikir positif.
5.  Jika mantan mengajak berteman saja, jangan percaya. Saran yang konyol dan tidak akan      berhasil.
6.  Buang dan singkirkan barang-barang yang dapat mengingatkan Anda pada mantan.
7. Jangan biarkan mantan bertamu atau berkunjung ke rumah, semua sudah selesai.
8.  Jangan salahkan diri Anda karena diputus. Keputusan itu murni dari mantan Anda, bukan      keputusan Anda.
9.  Jangan membalas dendam, karena hanya akan menunjukkan bahwa Anda sama dengannya.       Balas dendam yang baik adalah membuat mantan menyesal telah meninggalkan Anda.
10. Jika Anda ingin marah, jangan berlama-lama. Manfaatkan energi marah untuk terus maju.
11.  Lakukan aktifitas yang menyenangkan, mungkin pekerjaan dapat menjadi pelarian positif.
12.  Bersosialisasi lagi setelah siap. Jangan terlalu lama merenung dan menyalahkan diri sendiri.
13. Buka wawasan lebih luas, bersosialisasi dapat menambah teman. Siapa tahu ada yang        terpincut. (Nazz)

Baca Selengkapnya .....